Rusia, Ukraina, tersenyumlah!
Warkasa1919.com – Hampir semua media, baik media cetak maupun media online, sepertinya merasa ada yang kurang jika tidak meng-update perkembangan Ukraina vs Rusia terkini setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan operasi militer ke Ukraina.
Warganet ramai membahas tentang kemungkinan akan potensi terjadinya Perang Dunia III.
Beberapa akun media sosial seperti Twitter misalnya, ramai dibanjiri twit warganet yang penasaran dan juga tertarik untuk membahas tentang dampak dari serangan Rusia ke Ukraina yang sudah memasuki hari ke 10 ini.
Topik World War III ini memang sempat menempati urutan trending topik.
Beberapa hari ini, untuk mengisi waktu luang, Penulis juga sempat menonton beberapa video di YouTube, terkait perkembangan berita terkini yang berhubungan dengan Ukraina, NATO, Putin, dan semua hal yang berkaitan dengan serangan Rusia ke Ukraina.
Selain melihat beberapa video yang menayangkan ulasan para pakar yang menyatakan bahwa konflik antara Rusia dan Ukraina ini bisa memicu Perang Dunia III, jujur saja penulis malah lebih tertarik untuk membaca komentar yang ada di setiap videonya.
Disini penulis tidak akan latah untuk ikut mengulas tentang pertikaian dua negara yang sesungguhnya di masa lalu adalah bersaudara itu.
Banyak pihak yang menyalahkan bahwa pertikaian ini akibat kehadiran pihak ketiga di tengah-tengah mereka.
Mengutip
kata-kata bijak untuk perdamaian milik Ibu Teresa, bahwa,"Kedamaian
dimulai dengan senyuman." Penulis berandai-andai, jika saja para
pemimpin di Rusia dan Ukraina saat ini bisa saling tersenyum antara satu
dengan yang lainnya, mungkin perang-perangan yang tengah berlangsung
saat ini tidak akan sampai memancing pihak ketiga untuk memanfaatkan
situasi yang ada.
.jpg)
Mari tersenyum untuk dunia yang lebih baik😊🙏
Tapi realitas kita tidak demikian. Kadang adakalanya seolah perang memang harus terjadi seperti hukum baja alam, ia akan merajut masa depan dunia yang sangat berbeda setelahnya...
Saya sangat benci perang, bahkan jujur saya takut. Tapi sejarah berbasis penelitian ada menulis:
Ketika Jeghiz khan membantai penduduk setiap negara yang ia hancurkan seluruh dunia mengutuknya. Namun setelah 500 tahun berlalu ada satu sisi dunia justeru berterimakasih kepadanya yakni para ahli, mereka medapatkan Jenghiz khan berjasa menyelamatkan dunia dari tumpukan emisi karbon...lho?
Berdasarkan penelitian dari Jurusan Ekologi Global Institut Carnegie, kematian puluhan juta manusia itu berperan besar menghentikan untuk sementara pemanasan global. Alasannya? Kematian 40 juta manusia itu berjasa menghilangkan sekitar 700 juta ton emisi karbon dari atmosfer Bumi.
Lalu ia juga merubah alur sejarah, dimana kesadaran bangsa bangsa eropa dan asia muncul setelah itu, orang orang mulai menyusun batas pengaman, memperbaharui etika hubungan antar bangsa dan masih banyak lagi...
hidup kita memang di penuhi ironi sekaligus paradoks.
Terima kasih.
Hormat selalu.