Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Manusia Akhir Zaman

 

Akhir Zaman
Akhir Zaman


“Hai manusia, Sesungguhnya kami ciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang   perempuan, dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal, sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi ALLAH ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya ALLAH maha mengetahui lagi maha mengenal.” (SURAT :  AL  HUJURAAT  Ayat 13).

 

Manusia Akhir Zaman

Anak manusia saat ini telah banyak yang  lupa akan diri dan Tuhannya, dunia laksana rimba raya, hukum rimba berlaku saat ini, di mana yang kuat menindas yang lemah. Dunia saat ini nyaris tiada aturan, beberapa peraturan yang dulu  pernah di turunkan melalui para utusan kini sudah di ganti dengan hukum dan peraturan buatan manusia, di mana hukum dan peraturan buatan manusia ini lebih  memihak kepada  para penguasa dan orang-orang yang memiliki harta.

Saat ini Dunia sudah  hilang keseimbangan. Anak manusia sudah tidak  lagi mempercayai  hukum dan pemerintahan  yang berlaku saat ini. karena yang mereka tau, hukum dan keadilan baru akan berpihak  pada mereka  jika mereka memiliki sejumlah harta. Keadaan kini, Seperti perumpamaan beberapa anak manusia yang sudah tidak lagi bisa membedakan antara siang dengan malam. Sungguh membingungkan, bulan kembar telah muncul dannyaris menutupi  cahaya kebenaran.

Fitnah Dajjal telah berhasil masuk ke dalam semua sendi-sendi kehidupan. di mana uang adalah Tuhan yang nyata bagi sebagian umat manusia saat ini, tiada hal yang paling di takuti dan juga paling di senangi saat ini, selain dari pada uang.

Uang berhasil  mengatur roda kehidupan dan menguasai  dunia, dengan uang pula anak manusia bisa membeli dan memiliki apa saja yang mereka inginkan, mulai dari harga diri hingga nyawa anak manusia lainnya. dan saat ini uang nyaris menjadi Tuhan yang paling sempurna bagi para penyembah berhala.

Suatu ketika, Dajjal pernah bertanya pada anak manusia yang ia jumpainya di sepanjang jalan  ini.

”Apa yang engkau inginkan?”

Dengan sepontan mereka menjawab.” kami menginginkan Harta dan Jabatan.”

Sambil tersenyum Sang Dajjal menjawab. "Baiklah,.ikutilah jalanku, maka engkau akan dapatkan semua itu.” 

 

Dengan uang Dajjal berhasil memutar balikan putaran Dunia, mendapatkan banyak budak dan hamba sahaya dari kalangan anak manusia.

Sesungguhnya  Dajjal pernah mati suri pada zaman Rasulullah, disemayamkan dalam (peti mati) yang tersimpan rapi. Tersembunyi dari pandangan mata anak manusia kala itu. tapi atas izin Yang Maha Kuasa. Sesudah meninggalanya Rasulullah Dajjal bangkit kembali  lalu hidup dan membaur dengan umat  manusia lainnya hingga saat ini.

Bentuk dan penampilan-nya selalu berubah sesuai keadaan, terkadang menjadi pria tampan penuh pesona, hingga berhasil membuat banyak wanita bertekuk lutut di hadapannya. dan  ia berhasil membuat para wanita yang telah terperangkap dalam pelukan-nya itu ,lupa akan diri dan Tuhannya, mereka kini tiada lagi mempercayai adanya hari kebangkitan, semuanya telah mabuk kepayang, larut dalam hiruk pikuk  tarian Surga dunia.

Lain waktu menjadi sosok wanita cantik nan rupawan, sambil memamer kan kemaluannya dia tawarkan kenikmatan syahwat pada setiap lelaki yang di  jumpainya.  Setelah berhasil menaklukan para lelaki yang jatuh ke dalam dekapannya, ia menjadikan mereka semua menjadi  para penyembah surga Dunia, hingga lupa akan diri dan Tuhannnya.

Dengan harta dan kekuasaan di  tangannya, Dajjal, berhasil memimpin dunia dari balik persembunyian-nya, dia berhasil menaklukan para pemimpin di berbagai belahan dunia, dan menjadikan mereka semua sebagai pemimpin boneka miliknya, yang bisa dia atur sesuai keinginannya.  

Adapun ciri-ciri kepemimpinan para boneka Dajjal adalah, pemerintahan yang dengan sengaja  membuat peraturan, dengan tujuan semata-mata  untuk menindas dan mencekik rakyat yang di pimpinnya, hingga perlahan-lahan rakyatnya  akan merasa putus asa, dan tidak lagi memiliki harapan untuk hidup, mereka akan di paksa untuk membunuh dirinya sendiri.

Perlahan-lahan, mereka mulai merasa bahwa Tuhan itu tidak adil pada mereka. Dan disaat anak manusia sudah mulai putus asa, dan mulai kehilangan arah, barulah Dajjal datang menawarkan bantuan.

Lain waktu, dengan memakai pakaian keagamaan, Dajjal membaur dengan  umat  manusia lainnya yang sedang menjalankan aktifitas  keagamaan, dengan kecerdasan dan sedikit (kekuatan) yang di milikinya. Ia berhasil membuat mereka semua terpecah menjadi beberapa aliran.

Lalu ia mempengaruhi beberapa kelompok anak manusia  lainnya untuk di adu domba dengan mereka. Dengan menjual nama Tuhan dan Utusan yang terdahulu, dia telah berhasil membuat banyak anak manusia lupa akan diri dan Tuhannya.

Dajjal selalu meyakinkan pada mereka semua, bahwa aliran milik  merekalah, saat ini yang paling pas dan benar cara menghadap ke Tuhan-nya. Hingga atas nama Tuhan pula, dia menyarankan agar mereka segera menghukum dan menghancurkan aliran lain yang tidak sejalan dan  tidak sepemahaman dengan aliran mereka, karena sudah  pasti aliran yang lain dari mereka itu adalah aliran sesat.

Setelah berhasil membuat para pemeluk Agama terpecah belah, dan  saling serang antara satu dengan yang lainnya, Dajjal pun pergi meninggalkan mereka semua, tak lupa ia membuang pakaian keagamaanya , lalu  mengganti  pakaiannya dengan pakaian penegak Hukum.

Dengan mengenakan pakaian penegak hukum, Dajjal berhasil membuat para pelaku kejahatan di bebaskan, lalu memutar balikan keadaan, yang salah di benarkan, dan yang benar di salahkan. Sehingga sang korban lah yang justru di hukum dan di jadikan tersangka.

Dajjal sudah lama mempermain kan Hukum di Dunia dengan uang, dengan  sejumlah uang pulalah, para pengikutnya, berhasil membeli dan membuat hukum sesuai keinginan mereka. Rasulullah SAW sudah mengingatkan akan bahaya fitnah Dajjal ini, dan meminta agar pesan ini terus disampai kan pada  anak keturunan mereka, hingga hari yang di janjikan itu tiba.

 

****

 Peperangan di Akhir Zaman

Diatara hembusan angin yang bertiup kencang, dibawah langit yang menghitam, sore itu terlihat sesosok pria berwajah tampan namun memiliki bentuk tubuh seperti wanita cantik, sesekali menatap langit, wajah tampannya itu tidak mampu menyembunyikan luapan  amarah di dalam dirinya. Di kejauhan, beberapa boneka mainannya berjaTuhan. Di iringi suara hiruk pikuk ketakutan para hamba sahaya-nya, yang terus berlari menyelamat kan diri kearahnya.

Di kejauhan, dia melihat cahaya putih yang sinarnya menembus hingga kelangit, cahaya itu terus bergerak mendekat ke arahnya. Cahaya itu dulu pernah dilihatnya, tapi  sudah lama sekali menghilang dan kini muncul kembali.

 

 ” Ehm.. Benarkah telah tiba waktu pertemuanku dengannya?”

 

Sambil mengumam seolah berbicara pada dirinya sendiri, ekor matanya melirik kebelakang, melihat barisan pasukan-nya yang terdiri dari setan dan manusia yang telah lupa akan diri dan Tuhannya, masih setia berjongkok menunggu perintah darinya.

 

*****

 

Di Lautan yang luas Sang Imam Berdiri Tegak sambil terus menatap kilatan-kilatan cahaya pasukan Dajjal yang terus meluluh lantakan kota-kota umat manusia yang tidak mau berpaling dari Tuhannya.

Di dunia saat  ini hanya ada dua Golongan, yaitu Golongan kanan dan Golongan kiri. Golongan kanan  ialah umat manusia yang masih ingat akan diri dan Tuhannya, dibawah komando sang Imam yang datang untuk membuka blokade pasukan Dajjal dan pengikutnya.

 

Dan Tuhanmu sekali-kali tidak akan membinasakan Negeri-negeri secara zalim, sedangkan penduduk nya orang-orang yang berbuat kebaikan. Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu dia menjadikan Manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat. Kecuali orang - orang yang di beri rahmat oleh Tuhanmu, dan untuk itulah ALLAH menciptakan mereka, Kalimat Tuhanmu ( keputusannya ) telah di tetapkan : sesungguhnya aku akan memenuhi Neraka Jahanam dengan Jin dan Manusia  (yang durhaka) semuanya. (SURAT : HUUD  Ayat 117 s/d 119.)

 

Datang dari Timur, bersama golongan Jin dan Manusia yang masih ingat akan diri dan Tuhannya, Kapal-kapal perang sang Imam terus bergerak, merapat menuju Daratan untuk menghadang gerak laju pasukan  Dajjal.

 

"Terpujilah engkau yang di bangun dan tidurmu selalu menyebut nama Tuhanmu.”

 

Akhirnya dua pasukan besar bertemu, perang terhebat dan terdasyat yang belum pernah terjadi sebelumnya berlangsung saat ini, merata di seluruh belahan Dunia. beberapa anak manusia menggumam.

 

”Inikah akhir Dunia?”

 

Perang akhir zaman yang pernah di janjikan sebagai penutup cerita Dunia akhirnya benar-benar terjadi, senjata-senjata pemusnah masal yang belum pernah terfikirkan oleh manusia sebelumnya , muncul dan di gunakan  untuk memenangkan peperangan ini. 

Kilatan api dan cahaya dari dua golongannyaris meratakan Dunia. Sang Iblis turun ke muka Bumi, memimpin pasukan kegelapan, menebar maut dan ancaman bagi setiap anak Adam yang tidak mau ingkar kepada Tuhannya.

 

Dan Iblis pun menari dan tertawa di antara  tumpukan mayat anak Manusia…

 

Sinar-sinar merah kebiruan yang terus  keluar dari mata tunggal Dajjal, menghancurkan dan meratakan kota-kota umat manusia yang masih enggan berpaling dari Tuhannya. Pasukan Dajjal terus bergerak meratakan kota-kota yang di singgahinya. 

Meninggalkan puing-puing kehancuran dan jerit tangis pilu anak manusia yang  kehilangan orang tua, saudara dan anak-anak yang mereka kasihi.

Kepanikan dan ketakutan  anak manusia ketika itu sungguh tak pernah terbayangkan sebelumnya , seandainya ada seorang wanita yang baru melahirkan pun, niscaya dia akan langsung lari tunggang langgang meninggalkan bayi-nya begitu saja, dikarenakan begitu takut nya sang ibu melihat huru-hara yang terjadi saat ini.

Peperangan terus berlangsung, dua Golongan bertempur hebat menentukan masa depan umat manusia, Pasukan Dajjal yang terdiri dari golongan setan dan Anak manusia yang sudah lupa akan  diri dan Tuhannya, di bantu bala tentara iblis berhasil memukul mundur pasukan Jin dan Manusia yang bertakwa di bawah Komando sang imam.

 

"Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhan-nya di pagi dan senja hari dengan mengharapkan keridhaan-nya, dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah kami lalaikan dari mengingat kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaan itu melewati batas." (SURAT :  AL KAHFI  Ayat 28).

 

Pada suatu malam yang  hening dan di berkahi, Sang Imam bersama Umat manusia dan golongan Jin yang tersisa terus memanjatkan doa, dalam kepasrahan Sang Imam terus memohon pertolongan pada Yang Maha Kuasa agar umat manusia yang tersisa kini masih bisa di selamatkan dari huru hara dan bencana peperangan akhir zaman yang saat ini tengah berlangsung.

 

“Dan sebutlah ( nama ) Tuhan-mu dalam hatimu dengan merendah kan diri dan  rasa takut. dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk  orang-orang yang lalai.” (SURAT  : AL-A’RAAF  Ayat 205).

 

”Dan bersabar lah dalam menunggu ke tetapan Tuhan-mu, Maka sesungguh nya kamu berada dalam penglihatan kami,  dan bertasbih lah dengan memuji Tuhan-mu ketika kamu bangun dan berdiri “ (SURAT :  ATH THUUR  Ayat 48).

 

Nun jauh di atas sana, Seberkas Cahaya putih keperakan turun ke Bumi, dimalam yang hening, angin bagaikan berhenti, air nyaris tak beriak. Cahaya putih keperakan terus  melesat turun ke Bumi, merobek dan menembus tabir kegelapan yang selama ini menutup cahaya kebenaran menuju ke Tuhan-nya. 

 

Dan tak seperti biasanya, dimalam yang sunyi dan mencekam itu sang Iblis  beserta pasukannya tertidur pulas.

 

Suara adzan Subuh pun berkumandang di daerah-daerah  basis pertahanan umat Manusia yang masih ingat akan diri dan  Tuhannya.

 

“Dan bertasbilah lah kepada-nya pada beberapa saat di malam hari dan di waktu terbenam nya bintang-bintang (di waktu fajar)” (SURAT :  ATH THUUR  Ayat 49.)

 

Di suatu mesjid yang di berkahi, sebelum sholat Subuh  berjamah di mulai, sang Imam menyambut  tamu  yang istimewa, sang Imam yang hatinya selalu (terjaga) mengetahui siapa sesungguhnya tamu yang baru saja datang itu, sambil  mengucapkan salam dan saling berangkulan atas nama Tuhannya,  sang tamu menjelaskan akan niat kedatangannya.

Sesungguhnya kedatangannya kali ini atas izin Yang Maha Kuasa untuk membersihkan  namanya kembali, nama yang sudah lama di pakai dan di salah gunakan Dajjal, untuk menyesatkan sebagian anak manusia.

Sang imam mempersilahkan Tamunya tersebut untuk memimpin barisan Sholat Subuh berjamah yang akan mereka kerjakan saat ini. Namun  tamunya itu dengan halus menolak dan mengatakan bahwa kedatangannya kali bukan sebagi Utusan tapi  untuk masuk ke dalam barisan makmum yang  akan membantu perjuangan Sang Imam, meng-kumandang kan Kembali nama Tuhan di akhir zaman ini.

 

****

 

Pertempuran kembali pecah, bala bantuan tentara malaikat di  bawah komando sang juru selamat, berhasil memukul mundur bala tentara sang Iblis. Sang juru selamat membawa cermin yang mampu menghancurkan benda  apa saja yang  bayangan-nya   tertangkap oleh  cermin-nya itu, setiap jin dan anak manusia yang  ingkar  kepada Tuhannya, langsung hancur seperti debu di tiup angin begitu melihat pantulan wajah-nya berada di dalam cermin tersebut.

Sang Iblis murka lalu berusaha merebut cermin itu dari tangan Juru selamat. Namun begitu sang Iblis melihat pantulan wajah-nya di dalam cermin, dia langsung menjerit dan lari ketakutan, sang Iblis melarikan diri meninggal kan arena pertempuran. bala tentara Iblis yang melihat pemimpin-nya kalah dan melarikan diri, ikut berlari menyusulnya.

Tinggal lah  pasukan Dajjal sendirian ditempat ini, menghadapi pasukan umat manusia dan golongan Jin yang masih menyebut nama Tuhannya. mereka berhasil di kepung, dan pasukan Dajjal berhasil di kalahkan. 

Sang Imam bertemu Dajjal, sambil mengucapkan nama Tuhan Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang, sang Imam menancapkan  pedang cahaya tepat di ubun-ubunnya, Dajjal pun mengucapkan, kalimat.

 

“Tiada Tuhan selain Allah, telah sampai Tugasku, atas Izin  Tuhanku, aku akan kembali,"

 

*****


 Akhir Zaman

 Kembali

Halaman
1

Mau donasi lewat mana?

Paypal
Bank BNI - An.warkasa / Rek - 0223432494
Traktir creator minum kopi dengan cara memberi sedikit donasi. klik icon panah di atas

6 komentar untuk "Manusia Akhir Zaman"

  1. Cerita yang luar biasa, sukses untuk blognya 👍👍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih sudah berkenan membacanya mbak Din.. 🤝

      Hapus
  2. Membayangkan kata dajal, mengerikan banget. Terima kasih telah mengingatkan Mas Warkasa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih sudah berkenan membacanya, bu Nur..🤝

      Hapus
  3. Terima kasih atas artikel, Mas Warkasa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih sudah berkenan untuk membacanya. Salam.. 🤝

      Hapus