Bagai Layang-layang

Menghitung... | 0 pembaca
Ruang Berbagi dan Informasi

Kisah sebuah layangan yang dulu dipegang erat pemiliknya, tak boleh siapapun membuatnya robek meski sedikit

Layangan itu selalu bersamanya, tali layangan dipegang sangat erat khawatir angin membawanya pergi

Lain dulu lain sekarang, ia biarkan layangan itu robek tanpa pernah menambalnya,  ia biarkan angin menerbangkannya karena ia punya satu layangan dalam genggaman

Layangan itu memang masih ia pegang talinya, tapi tidak sekencang dulu

Robekan layangan ia biarkan menganga tidak seperti dulu yang ia cepat menutupnya

Ia disibukkan dengan layangan dalam genggaman bagai permata menjaganya

Sedang layangan yang sudah robek ia biarkan untuk menutup sendiri robekannya

 

ADSN1919

2 komentar
  1. Warkasa1919
    Waah, terimakasih untuk sumbangan artikelnya mbak Din..
  2. Apriani1919
    Sama2 mas
QUANTUM AUDITOR V8.5
CORE: ACTIVE
INITIALIZING SEO PROTOCOLS...
AI PROMO COPIED! ⚡
NEURAL LINK ACTIVE
×
1919 COMMAND CENTER
STATUS: INITIALIZING...
SITES: 0
TOTAL FEED: 0
SYNCHRONIZING NETWORK...
Context copied to clipboard ⚡

Warkasa1919 Premium

Dukungan Anda membantu kami menyajikan konten digital & layanan website berkualitas.

Mungkin Nanti
ALL
NEWS
TECH

Memuat...